Karena mereka bukan milik kita


Firman Allah: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan/fitnah (bagimu). Di sisi Allahlah pahala yang besar.” [At-Taghaabun: 14-15]
Adakah kebahagian yang kita rasakan melebihi saat melihat putra-putri kita tumbuh sehat, gembira dan bahagia? Setiap tahap yang mereka lalui dalam kehidupan mereka sungguh merupakan pengalaman yang sulit untuk kita untai menjadi cerita, “unspekeable” itulah mungkin istilah yang pas untuk itu, karena gabungan aneka perasaan yang menyertainya, rasa bahagia, rasa cemas, was-was, bangga. Lanjutkan membaca “Karena mereka bukan milik kita”

Iklan

Islam dan Teroris

6ss
“Tolong katakan, jika menyingkirkan gangguan dari jalan merupakan bagian dari iman, bagaimana mungkin Islam memerintahkan pemeluknya untuk mengganggu orang lain, melakukan teror, pembunuhan, pengrusakan dan peledakan?"
Dikutip dari majalah As-sunnah
Miris rasanya melihat apa yang terjadi belakangan ini, hampir semua chanel televisi, nyaris semua media cetak memuat berita tentang matinya gembong teroris, di tangkapnya pelaku teror bom dsb, dengan korban yang luar biasa banyaknya. Dan semuanya mengatas namakan Islam. Lanjutkan membaca “Islam dan Teroris”

Izinkan aku jadi isteri sholeh

c0d60ab4dd55ef7f614850ebq0[1]

Aku baru saja duduk mengaso sepulang dari sekolah, ketika sebuah station televisi menayangkan berita perceraian Krisdayanti dan Anang hermansyah, Putriku yang baru gede duduk menonton dengan khikmat sambil mendesis “ ih …… kasian Anang, apa yang di cari si KD?” tanyanya lebih kepada diri sendiri. Komentarnya itu yang menarikku duduk dan menyaksikan tayangan itu hingga selesai. Lanjutkan membaca “Izinkan aku jadi isteri sholeh”

10 TIPS MELANGGENGKAN PERSAHABATAN

03de1033e54225b706bac88lm0[1]Manusia adalah mahluk sosial, karenanya kita tidak bisa hidup tampa manusia lain, ketergantungan kepada orang lain inilah yang menciptakan berbagai hubungan sosial yang harus selalu kita jaga dan pelihara. Persahabatan yang dilandasi perasaan cinta semata-mata karena Allah swt adalah salah satu bentuk dari hubungan sesama manusia yang oleh Allah swt di janjikan termasuk dalam 10 golongan yang akan mendapat syafaat di hari kiamat.  Lanjutkan membaca “10 TIPS MELANGGENGKAN PERSAHABATAN”

Menjemput maut

00jb052KuOJ[1]
“Allahuma ar zukna Hubbak, wa hubba man yu hibbuk, wa hubba ‘Amalin solihin, yukorribuna ila hubbik.”

Ya Allah, aku mohon cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaimu dan cinta orang yang beramal sholeh yang mendekatkan aku kepada CintaMu

Kehidupan dunia yang begitu kita agung-agungkan, ternyata tiada abadi, hanya dalam hitungan menit, Sumatra Barat luluh lantak oleh gempa bumi yang dahsyat, siapa yang pernah membayangkan bahwa kematian itu begitu dekat? Siapa yang pernah membayangkan jika sore yang cerah kemudian berubah menjadi jerit kematian?Tak seorangpun, Setiap kita mendengar ada bencana, setiap kita membaca tentang kematian begitu sedikit kita yang memikirkan bahwa itu signal Tuhan bagi kita, dan tanda agar kita juga bersiap-siap menjemput maut, apakah dengan sebab yang sama atau dengan sebab yang lain. Karena kematian adalah sebuah keniscayaan yang akan di alami oleh setiap mahluk yang ada di muka bumi. Lanjutkan membaca “Menjemput maut”

Reposisi dan Regenerasi Perpolitikan Sulawesi Tengah

Keluarga Besar Perhimpunan PII Sul-Teng
Keluarga Besar Perhimpunan PII Sul-Teng

Judul di atas adalah tema Orasi Ilmiah yang diantarkan oleh Dr.H.Nadjamuddin Ramli,MSI salah satu pengurus di Pelajar Islam Indonesia pada tahun 90 an dan sekarang beliau telah bertugas sebagai staf di Departemen Pendidikan Nasional, pada acara halal Bi halal yang dilaksanakan oleh Keluarga Besar PII Wilayah Sulawesi Tengah Di Swiss Bel Hotel. Lanjutkan membaca “Reposisi dan Regenerasi Perpolitikan Sulawesi Tengah”

KUMPULAN PUISI

Lembah Palu
Lembah Palu

JIKA SAAT KU TIBA
Jika aku tiba di persimpangan
kuingin tanganMu membimbingku
Merenggutkan keraguan yang bertahta
Mengibas jauh bimbang yang tertanam jauh
di relung kalbu.

Jika aku tiba di puncak kerinduan
Kuingin kau penuhi cawanku dengan
manisnya madu syurgawi
Kau tangkup aku dalam genggaman syahdu
nada kebesaranMu

Biarlah kau jadi mataku, denganMu aku melihat
kebatilan yang telah meluluh lantakkan
kemanusian hingga ketitik nadir.

Biarlah Engkau menjadi pendengaranku,
denganMu aku sanggup mendengar bisikan
angin yang bertasbih atas namaMu.

Biarlah Kau ada dalam penciumanku,
hingga sanggup kubaui aroma kesturi dari wangi syurgaMu

Biarlah kau ada dalam langkahku,
denganMu ku tapaki jalan Taqdirku

Biarlah Kau ada dalam hatiku,
mendirikan singgasana hingga tak satupun penyakit hati
sanggup tinggal di dalamnya

Biarlah Kau ada dalam denyut nadiku, hingga irama suci
denyutnya adalah kidung yang memuji asmaMu.

Jika aku sampai di ujung umurku…..
Aku ingin terlelap dalam rengkuh damaiMu
Tanganku dalam bimbinganMu
CintaMu menaungiku
dan cahayaMu menerangi gelapnya jalanku.

Palu, 27 Ramadhon 1430 H
Lanjutkan membaca “KUMPULAN PUISI”