Cantik dan pintar itu pilihan

(Catatan yang tertinggal, dari acara:LDK SMK Negeri 1 Palu, khusus buat seluruh siswaku , calon pemimpin dan pemilik masa depan!)

Sering dalam percakapan sehari-hari kita dengar kalimat “ Emang dasarnya cantik sih!” atau “ takdirnya dia memang cantik jadi……” , “ pintarnya emang turunan kok!”kalimat-kalimat itu menggambarkan bahwa sebagian orang beranggapan cantik dan pintar itu takdir dan sesuatu yang tidak bisa di rubah, padahal Tuhan menciptakan manusia sebagai sebaik-baik mahluk yang ada di bumi, karena Tuhan tidak pernah aniaya pada hambanya, dengan mentakdirkan sebagian pintar yang lain bodoh atau sebagian ditakdirkan cantik sementara sebagian lagi di takdirkan jelek.
Pintar dan cantik itu sebuah pilihan. Lanjutkan membaca “Cantik dan pintar itu pilihan”

Iklan

Cinta laki-laki VS Rasa perempuan

Ku angkat handphone pada saat “bukan cinta biasa” nya Afgan tinggal satu bait lagi. Dara ( bukan nama sebenarnya) temanku menelpon ingin ketemu sekarang juga. Sebenarnya aq malas meninggalkan meja kerjaku, karena hari ini aku berencana menyelesaikan pengetikan revisi dokumen yang di butuhkan pada saat audit survailance ISO nanti. “ saya ingin ketemu kamu sekarang!” katanya, “bagaimana kalau besok Aya! Besok kan minggu, kita bisa ketemu seharian dan aku bisa mendengarkan ceritamu tampa terganggu!” kataku mencoba menawar.”Please sayang, aku mohon… aku ingin kamu kesini sekarang!” katanya mengiba dan aku tak sanggup menolak permohonan yang disampaikan dengan gaya memelas seperti itu “ Oke,katakan sekarang kau ada dimana?” tanyaku” Food court Mall Tatura!” jawabnya. “Tunggulah disana, aku usahakan datang!” kataku menyerah. Lanjutkan membaca “Cinta laki-laki VS Rasa perempuan”

Biarkan cinta itu abadi

a6aa0e21189922a43a2b99cwl4
Aku tengah mengetik, ketika salah seorang teman menerobos masuk keruanganku, kutinggalkan pekerjaanku dan menyambutnya hangat, belum sempat aku bertanya air matanya sudah bergulir deras, hingga aku tak sanggup meneruskan pertanyaanku, kubiarkan ia sejenak dalam situasi seperti itu, ketika kulihat dia sudah mampu mengendalikan emosinya, kusodorkan kotak tissue padanya.” Saya tidak perduli lagi, saya sudah tidak bisa mempercayainya, dia sudah menghianatiku berulang-ulang” katanya kemudian, aku sudah bisa menebak kemana arah pernyataannya, karena seminggu yang lalu, ia juga sudah mengeluhkan keadaan rumah tangganya. “ saya sudah mengatakan padanya, jika sekali lagi saya tahu dia masih berhubungan dengan perempuan sundal itu, saya pasti akan membunuhnya dengan kedua tanganku sendiri!” katanya masih terbawa emosi, diam-diam aku bergidik mendengar ancamannya. Lanjutkan membaca “Biarkan cinta itu abadi”

Karena mereka bukan milik kita


Firman Allah: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan/fitnah (bagimu). Di sisi Allahlah pahala yang besar.” [At-Taghaabun: 14-15]
Adakah kebahagian yang kita rasakan melebihi saat melihat putra-putri kita tumbuh sehat, gembira dan bahagia? Setiap tahap yang mereka lalui dalam kehidupan mereka sungguh merupakan pengalaman yang sulit untuk kita untai menjadi cerita, “unspekeable” itulah mungkin istilah yang pas untuk itu, karena gabungan aneka perasaan yang menyertainya, rasa bahagia, rasa cemas, was-was, bangga. Lanjutkan membaca “Karena mereka bukan milik kita”