Jodoh, susahnya…….

Salah seorang mantan muridku curhat, katanya setelah dia menyelesaikan kuliah dan alhamdulillah sudah kerja, belum juga mendapat orang yang pas untuk dijadikan calon isteri, ada yang wajahnya cantik, akhlaknya kurang bagus, ada lagi yg akhlaknya bagus ehhh susah di bawah arisan karena wajahnya sangat standar hehehehe…. (kayak orang mau beli barang aja!), aku bilang bicara soal jodoh memang gampang-gampang susah, karena aku juga punya murid yang baru 2 bulan duduk di bangku SMK ehhh gak lanjut karena keburu ketemu jodoh, ada lagi yang hanya ketemu saat chat di internet ehh lanjut ke pelaminan. Memilih pasangan ideal adalah impian semua orang, akan tetapi seringkli kenyataa bicara lain, ada yang mengimpikan pasangan cantik, pintar, supel dan berakhlak mulia, tapi yang didapat malah sebaliknya, tapi yang harus kita yakini adalah, tidak ada yang salah dari ketetapan yang di gariskan Tuhan, karena rencananya selalu indah dan tepat bagi hambanNya. Lanjutkan membaca “Jodoh, susahnya…….”

Iklan

At my wedding anniversary

Saat ku buka mataku di tengah malam, terbangun karena kecupan hangat di dahiku, kulihat dia tersenyum di samping tempat tidur, seperti biasanya aku tak terkejut, karena itu hal yang sudah sering terjadi, jika ingin membangunkanku sholat malam, tapi malam ini berbeda, Dia menggunakan baju koko putihnya yang baru kubelikan kemarin, sarung putih kotak-kotak kesayangannya, tidak biasanya lampu kamar terang benderang dan yang aneh karena Laptopku menyala, seingatku sebelum tidur aku telah mematikannya, dan suamiku nyaris tak pernah menyentuhnya. Lanjutkan membaca “At my wedding anniversary”

Insya Allah Syurga itu miliknya

Kulirik Alexander Christie yang melingkar di pergelangan tanganku, tepat pukul 12 siang, cuaca yang agak mendung membuatku lupa waktu dan menyangka bahwa hari masih pagi, aku sudah terlambat 15 menit dari perjanjianku dengan Widya, pasti dia sudah lama menungguku. Kubayar ongkos taxi dengan terburu-buru dan berjalan cepat kearah restoran. Kubalas sapaan waitress yang berdiri menyambut dan membukakan pintu Resto untukku dengan anggukan dan senyuman, kusapu seluruh ruangan dengan pandangan mataku, saat kutemukan sosoknya di pojok ruangan, duduk tekun dengan buku ditangan, tapi dari gayanya aku tahu kalau dia sebenarnya tidak membaca. Lanjutkan membaca “Insya Allah Syurga itu miliknya”

Kami Menyaksikan Tangisnya

Bandannya ringkih, tapi wajahnya selalu tersenyum keriput di pipi dan sekitar mulutnya semakin banyak, tapi semua orang tau kalau dulu pasti beliau sangat cantik, sisa-sisa kencantikan masih nampak jelas terliat, matanya indah di hiasi bulu mata lentik dan alis hitam legam, dan harus aku akui setiap kali mata kami bersirobok aku merasakan kasih yang teramat dalam dan itu jujur sangat menyejukkan bagiku.

Lanjutkan membaca “Kami Menyaksikan Tangisnya”

Inspiring women

screenshot_2016-03-29-08-28-16.pngCuaca yang panas siang ini, tak menyurutkan langkahku untuk hadir melayat. Ada dua alasan kehadiranku hari ini,pertama karena kewajiban kita sebagai sesama muslim untuk menghadiri upacara pemakaman, memberikan penghormatan terakhir pada Orang yang sudah meninggal,dan mengingatkan diri kita bahwa satu saat kitapun akan menyusulnya, alasankedua karena almarhumah bagiku adalah wanita luar biasa, aku sangat memuja beliau, dia adalah wanita kedua setelah ibuku yang mempengaruhiku sedemikian rupa, hingga sanggup merubah keyakinan dan cara berpikirku dengan sikap, dan perkataannya dan itu hal yang tidak mungkin aku lupa hingga kini, Lanjutkan membaca “Inspiring women”

Cinta inikah yang kita mau?

Kusaksikan tingkah pola siswaku dari kaca jendela, keriangan masa remaja nampak jelas dari tawa mereka yang lebar dan lepas, sesekali teriakan dan umpatan spontan mereka pekikkan diantara tawa dan istilah-istilah aneh yang mereka sebut bahasa gaul, menatap wajah mereka yang sumringah, menyaksikan mereka tertawa dan bercanda, hal yang sama juga kita lakukan di masalalu, siapa yang bisa melupakan masa sekolah? Saat kita merasa semua bisa kita raih, saat dimana kita merasa bisa menundukkan dunia juga saat dimana kita hanya mengenal satu hal yakni “suka cita”. Betapa indahnya usia remaja!Meski tidak sedikit yang kemudian harus merelakan masa remajanya hilang, karena kenaifan dan kedunguannya, namun tak ada seorangpun yang berani membantah bahwa saat – saat itu adalah fase yang paling indah dari keseluruhan fase kehidupan manusia.

Lanjutkan membaca “Cinta inikah yang kita mau?”