Titian Syurga

Pekerjaan rutin di rumah kadangkala mendatangkan rasa jenuh yang amat sangat, mungkin bagi sebagian kita yang juga memilih bekerja di luar rumah, pekerjaan itu hanya kita kerjakan pada hari minggu saja, sedangkan hari lain kita dibantu oleh bibi untuk mengerjakan semuanya, sehari dalam seminggu kita jadikan sarana rekreasi sekalian kumpul dengan keluarga, tapi bagi sahabat perempuan yang memilih tidak bekerja di luar rumah, tidak ada kata libur, 7 hari dalam seminggu, 30 hari dalam sebulan dan 360 hari dalam setahun selanjutnya hitung sendiri…… pekerjaan mencuci, beres-beres rumah, memasak, menyetrika dsb, apalagi jika anak-anak masih balita dan masih butuh perhatian ekstra ….. semua pekerjaan seolah tak ada habisnya dan sudah menjadi lagu wajib yang mengalun sejak bangun pagi hingga tutup mata di malam hari, sebegitu sibuknya hingga kadang-kadang mereka tak punya waktu untuk dirinya sendiri, tak punya kesempatan untuk berhias, tak punya kesempatan untuk melakukan perawatan tubuh ke salon, apalagi untuk duduk di depan komputer untuk sekedar menulis status atau bahkan ngasih jempol hehehehe………………….. Lanjutkan membaca “Titian Syurga”

Iklan

Jodoh, susahnya…….

Salah seorang mantan muridku curhat, katanya setelah dia menyelesaikan kuliah dan alhamdulillah sudah kerja, belum juga mendapat orang yang pas untuk dijadikan calon isteri, ada yang wajahnya cantik, akhlaknya kurang bagus, ada lagi yg akhlaknya bagus ehhh susah di bawah arisan karena wajahnya sangat standar hehehehe…. (kayak orang mau beli barang aja!), aku bilang bicara soal jodoh memang gampang-gampang susah, karena aku juga punya murid yang baru 2 bulan duduk di bangku SMK ehhh gak lanjut karena keburu ketemu jodoh, ada lagi yang hanya ketemu saat chat di internet ehh lanjut ke pelaminan. Memilih pasangan ideal adalah impian semua orang, akan tetapi seringkli kenyataa bicara lain, ada yang mengimpikan pasangan cantik, pintar, supel dan berakhlak mulia, tapi yang didapat malah sebaliknya, tapi yang harus kita yakini adalah, tidak ada yang salah dari ketetapan yang di gariskan Tuhan, karena rencananya selalu indah dan tepat bagi hambanNya. Lanjutkan membaca “Jodoh, susahnya…….”

At my wedding anniversary

Saat ku buka mataku di tengah malam, terbangun karena kecupan hangat di dahiku, kulihat dia tersenyum di samping tempat tidur, seperti biasanya aku tak terkejut, karena itu hal yang sudah sering terjadi, jika ingin membangunkanku sholat malam, tapi malam ini berbeda, Dia menggunakan baju koko putihnya yang baru kubelikan kemarin, sarung putih kotak-kotak kesayangannya, tidak biasanya lampu kamar terang benderang dan yang aneh karena Laptopku menyala, seingatku sebelum tidur aku telah mematikannya, dan suamiku nyaris tak pernah menyentuhnya. Lanjutkan membaca “At my wedding anniversary”

Insya Allah Syurga itu miliknya

Kulirik Alexander Christie yang melingkar di pergelangan tanganku, tepat pukul 12 siang, cuaca yang agak mendung membuatku lupa waktu dan menyangka bahwa hari masih pagi, aku sudah terlambat 15 menit dari perjanjianku dengan Widya, pasti dia sudah lama menungguku. Kubayar ongkos taxi dengan terburu-buru dan berjalan cepat kearah restoran. Kubalas sapaan waitress yang berdiri menyambut dan membukakan pintu Resto untukku dengan anggukan dan senyuman, kusapu seluruh ruangan dengan pandangan mataku, saat kutemukan sosoknya di pojok ruangan, duduk tekun dengan buku ditangan, tapi dari gayanya aku tahu kalau dia sebenarnya tidak membaca. Lanjutkan membaca “Insya Allah Syurga itu miliknya”

Kami Menyaksikan Tangisnya

Bandannya ringkih, tapi wajahnya selalu tersenyum keriput di pipi dan sekitar mulutnya semakin banyak, tapi semua orang tau kalau dulu pasti beliau sangat cantik, sisa-sisa kencantikan masih nampak jelas terliat, matanya indah di hiasi bulu mata lentik dan alis hitam legam, dan harus aku akui setiap kali mata kami bersirobok aku merasakan kasih yang teramat dalam dan itu jujur sangat menyejukkan bagiku.

Lanjutkan membaca “Kami Menyaksikan Tangisnya”

Inspiring women

screenshot_2016-03-29-08-28-16.pngCuaca yang panas siang ini, tak menyurutkan langkahku untuk hadir melayat. Ada dua alasan kehadiranku hari ini,pertama karena kewajiban kita sebagai sesama muslim untuk menghadiri upacara pemakaman, memberikan penghormatan terakhir pada Orang yang sudah meninggal,dan mengingatkan diri kita bahwa satu saat kitapun akan menyusulnya, alasankedua karena almarhumah bagiku adalah wanita luar biasa, aku sangat memuja beliau, dia adalah wanita kedua setelah ibuku yang mempengaruhiku sedemikian rupa, hingga sanggup merubah keyakinan dan cara berpikirku dengan sikap, dan perkataannya dan itu hal yang tidak mungkin aku lupa hingga kini, Lanjutkan membaca “Inspiring women”