Kisah Kita Yang Aku Pahami

Aku mulai terbiasa, dengan caramu merentang jarak,Β  menggali jurang curam ditengah kita hingga aku merasa tak mengenali siapa dirimu dari tempatku berdiri

Aku mulai hafal, dengan caramu yang ingin menepisku, mengacuhkan pesanku dan menanam dirimu dalam sibuk yang menyakitkanku

Aku mulai memahami, cara meretas sepi, berayun -ayun dalam kesendirian yang panjang dan gelap, bersama dinginnya hati dan kidung kesedihan yang sumbang

Aku akhirnya tau, cara meretas waktu menunggu sua, menyanyi dalam kesendirian dan mencipta kisah dari album yang kita bingkai bersama

Aku akhirnya sadar, jarak hatilah yang mendekatkan tempat kita berdiri, bukan jarak fisik yang dipisahkan lautan dan pulau

Aku akhirnya mengerti, bahwa rasa nyaman akan hadirmu untukku tidaklah berbanding lurus dengan kenyamanan yang mampu kuhadirkan untukmu

Aku akhirnya harus bisa menyimpanmu dalam kenangan, merapikanmu dalam ingatan dan menguncimu dalam laci yang tidak akan pernah ku buka lagi

Karena cukup bagiku kau berdiri disisi hati, meronce berbagai ingatan dan semua yang tersimpan akan mengalir bak anak sungai tanpa bisa kuhentikkan

Aku akhirnya memahami, bahwa kita akan terus saling mencari karena kita telah telah kehilangan separuh hati dan sadar bahwa yang separuhnya itu ada di genggaman kita masing-masing

Aku akan terbiasa, menatapmu dari jauh, hanya untuk memastikan kau dalam keadaan baik, seperti juga kau akan memandangku dari tempatmu mungkin dengan rasa yang tak jauh berbeda

Aku akan membiasakan diri, bangun pagi bersama bayangmu, menyeduhkan kopi dan tertawa seperti saat pagi kita lewati bersama

Aku akan membiasakan diri berbaring lelap dengan ciuman hangat di keningku dan pelukan eratmu di tubuhku serta denyut jantungmu yang merapat di kupingku.

Lalu akhirnya aku sadar….. mungkin semuanya hanya bayangan semu… sekedar mimpi indah dikala tidur dan buyar saat aku terjaga.

Iklan

4 Replies to “Kisah Kita Yang Aku Pahami”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s