Uchisar Castle, Keramik Kutahya, Pabrik karpet dan Turkish Silver jewelry

karpet1

Dari Pasabag, Fachruteen mengantar kami ke uchisar castle. Berwisata ke Turki tidak akan membuat kita lelah karena keindahan dan sejarah kota ini akan menghilangkan rasa penat dan lelah yang kita rasakan. Satu tempat luar biasa yang kami datangi adalah Uchisar Castle. Disebut Uchisar karena tempat ini terletak di desa Uchisar kota Nevsehir dan Goreme . Istana ini berdiri bukan dari susunan batu, akan tetapi Istana atau lebih tepatnya benteng ini terbuat dari batu besar yang kemudian di ukir dan di pahat! Dari bentuknya, istana atau benteng ini terlihat sangat unik sekali.

Istana batu yang sangat artistik dan megah ini menyajikan beragam hal menarik untuk pengunjung, seperti panorama dengan landskap yang unik dan pasti sangat strategis untuk menyendiri dan menulis 😊ataupun untuk berfoto beramai- ramai, cocok juga untuk preweed loh 😊. Uchisar Castle, Istana Batu di Cappadocia Turki ini memiliki lingkungan yang sangat indah dan memberikan warna-warna yang fantastis seperti warna merah pada gunung Erciyes bisa kita saksikan pada saat sunset, lembah-lembah di sekeliling Uchisar Castle yang tenang sangat menyejukkan hati, beruntung sekali bisa sampai Istana Batu ini jika bisa melihat pelangi, karena perpaduannya sungguh sangat menajubkan! sayangnya saya tidak bisa mengabadikan pelangi karena saya hanya memakai Camera seluler dari note 5 yg tidak bisa menangkap view tersebut secara sempurna. Untuk mencapai titik tertinggi dari castle kita butuh mendaki sedikit dan kita akan menikmati sempurnanya panorama seluruh benteng.

Setelah istirahat kurang lebih setengah jam dan foto stop disana kami melanjutkan perjalanan ke pusat pembuatan karpet. Seperti kita ketahui Turki adalah negara penghasil karpet yang paling tersohor. Tahukah anda bahwa Bill Clinton , pangeran jepang serta petinggi-petinggi dunia memiliki koleksi karpet buatan Turki?

Dalam tradisi keluarga di Turki, apabila seorang keluarga ada yang menikah maka karpet adalah salah satu hadiah yang pas untuk pernikahan. Bahkan apabila ada seorang gadis yang ingin menikah, ia hanya memberikan kode kepada orangtuanya dengan minta dibelikan karpet, dengan cara itulah, kedua orangtuanya tahu bahwa anak gadisnya sudah siap untuk menikah. Karpet di Turki memang merupakan salah satu benda penting dalam tradisi keluarga di negara tersebut.

Di Cappadocia terdapat pabrik karpet yang turun menurun. Di sini industri karpet dijadikan tempat wisata yang menarik. Kita di bawa masuk ke dalam tempat pembuatan karpet yang didesain begitu menarik.

Kita juga bisa menyaksikan ibu-ibu sedang memintal benang dan bagaimana untaian benang yang ratusan dan bahkan ribuan bisa menjadi karpet yang indah. Satu karpet kecil bisa dibuat minimal 3 bulan hingga setahun lebih.

Semua yang hadir bisa melihat bagaimana kepompong dari ulat sutera direbus dan dipintal hingga menjadi benang sutera kualitas terbaik. Kemudian benang tersebut dibuat menjadi karpet. Tetapi, tidak semua karpet terbuat dari benang sutera, ada juga yang tersebut dari kapas atau wol.

Penjual menjelaskan perbedaan karpet buatan mesin dan karpet buatan tangan. Ada karpet yang 100% dari benang sutera atau campuran dari kapan atau wol. Untuk satu karpet kecil dari benang sutera dihargai USD 1500 (Rp 20,6 juta), sungguh harga yang fantastis dan bikin nyesek.😊

Untuk karpet tua akan semakin mahal harganya. Semakin tua umur karpet tersebut dan semakin sering diinjak, maka benang-benang di dalam karpet tersebut semakin mengikat erat dan kuat. Jadi itulah sebabnya karpet tua menjadi sangat mahal di Turki selain karena nilai historisnya.

Pembeli tinggal memilih desain karpet yang diinginkan dan bisa dikirim langsung ke negara tujuan. Tanpa perlu repot-repot memikirkan pengiriman.

Dari pabrik karpet kita kemudian diantarkan ke toko jewelry dimana bisa menemukan batu virus, batu bulan dan batu sultan. Saya selalu tertarik melihat bagaimana sesuatu itu diciptakan dengan “rasa seni” yang kental. Sebuah gelang yang sederhana dari perak tapi pengerjaannya demikian rumit wauhhhh…. wajar jika kemudian perempuan-perempuan Turki memilihnya sebagai Mahar.

Perempuan dan perhiasan seperti dua sisi mata uang. Semua perempuan senang perhiasan, dan market jewelry di Turki ini sangat memanjakan mata perempuanku. Aku mengagumi buah karya, apalagi ditempat ini perhiasannya hand made dengan cita rasa tinggi, tidak mengejutkan saat mendengar harganya yang langsung membuat perut mulas hahaha…..😊😊 Saya tidak berkhayal untuk bisa memakai perhiasan dengan taburan permata mutu manikam seperti itu, karena tau tidak akan mampu membeli, karena harganya yang aduhai😊 tapi sumpah aku bersyukur bisa melihat karya yang demikian indah, classy dan eksklusif.

Kalung, cincin dan gelang yang berlumur permata, menyilaukan mata dengan kemilaunya yang bisa berubah-ubah warna sungguh Allahku begitu hebat menciptakan batu bernilai tinggi dan menjadi sedemikian indah ditangan para seniman. Speachless dan hanya bisa membatin masya allah… nikmat besar sekali perempuan yang dihadiai perhiasan yang sedemikian indah. Dan saya pun berbahagia terpilih sebagai perempuan yang bisa menyentuh dan menyaksikan perhiasan yang digunakan Istri-istri sekelas Sultan dan raja-raja.

Sayang diruang koleksi perhiasan tersebut kita dilarang foto, alhamdulillah saya bisa memanjakan mata dan minta dipakaikan satu stel perhiasan yang bertabur permata firus, ruby, jedeite safir dan banyak lagi jenis dan namanya sampai saya lupa😊

Kami kemudian bergeser lagi ke pabrik keramik. Selain karpet Turki juga tersohor karena keramiknya. Dan kawasan keramik yang tersohor di Turki terdapat di daerah Kutahya. Kota ini tepat berada diantara jalanan Izmir-Ankara atau tepatnya juga berada setelah kota Kayseri, dari 7000 tahun yang lalu kota tersebut juga terkenal dengan ciri khas kerajinan tangannya yaitu keramik dan porselen. Keramik di Kutahya mempunyai kisah legenda tersendiri.

Diceritakan suatu hari seorang wanita penjual pot datang kepasar, karena barang-barangnya yang bagus akhirnya para pembeli pun senang dan membelinya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa penjual kerajinan pot lain tidak dapat membuat sebagus dia. Beberapa minggu kemudian, tiba-tiba hasil dari kerajinan tangan si wanita tersebut hilang. Kemudian ketika ingin membuat kembali pun waktunya tergesa-gesa, pekerjaan yang menumpuk akhirnya membuat dia terburu-buru dan banyak tanah liat tersisa ditangan dan badannya, sampai-sampai dia susah untuk menyantap hidangan.

Beberapa saat kemudian wanita tersebut pun menyentuh tanah yang berkualitas dan tiba-tiba keajaiban terjadi pada dirinya yaitu setiap apa yang dibuatnya selalu menjadi rebutan orang lain, dari situlah sering didengar dikawasan Anatolia tentang wanita pengrajin asal kota Kütahya. Setelah kejadian itu banyak pengrajin yang meniru karyanya dan membuat para pengrajin lebih sejahtera. Kütahya memang dikenal dan dibuat sebagai kota dengan penghasil keramik dan porselen terbaik sampai-sampai dinamakan ‘’Seramorum’’.

Kota ini berdiri sejak 1100 Sebelum Masehi dan didiami oleh bangsa Frigya dan diberi nama Kotiyum. Kemudian pada zaman Dinasti Seljuk kota tersebut dikenal dengan nama Kütahiye dan akhirnya dikenal dengan nama Kütahya. Pada masa Dinasti Utsmani Turki, berbagai kerajinan cantik berbahan keramik dan porselen dikirmkan keberbagai pemimpin dunia.

Salah satu hasil keindahan dari keramik Kütahya adalah Masjid Biru Sultan Ahmet dikota Istanbul. Perpaduan warna antara biru dan putih adalah salah satu ciri khas dari keramik Kütahya. Hingga saat ini, Kütahya menjadi salah satu kota penting yang ada di Turki karena menjadi kota sebagai penghasil keramik terbaik dijagat alam Turki.

Saya sudahi dulu yah, perut kenyang karena meat ball barbeque bikin mata berat dan gak fokus liat huruf 😎

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s