Karena kita tidak pernah sendirian

Aku terkejut ketika terbangun dan matahari sudah mengobral cahayanya hingga semua sisi kamar jadi terang benderang.

Aduhhh….. ini pasti karena semalam saya beberapa kali terjaga karena tidur malam diawal waktu dan membiarkan iblis mengencingi kupingku hingga bangun kesiangan.
Rasa sendirian demikian kuat menyerbu ketika gordin jendela kusibak dan menyaksikan keriuhan jauh di bawah sana. Pagi menggeliat, riuh kendaraan beriringan menikmati minggu pagi kusaksikan dari lantai 21 hotel paragon solo.
Melangkah ke kamar mandi dan berwudhu untuk sholat dhukha, perasaan sendirian semakin kuat meski gemercik air dari kran mampu mengoyak sepi, membaca berita ke “pulangan” salah seorang saudara diusianya yang tidak berpaut jauh denganku. Keramahan dan kesantunannya, kelembutan dan kecantikannya, aihhhh…. ternyata tak ada yang abadi selain kenangan. Karena fisik bahkan sering terlupakan meski bersentuhan, sering terabaikan walau berdekatan. Karena sesungguhnya yang mendekatkan kita adalah hati. Dan kenangan menyimpan semuanya dengan rapi kapanpun kita butuhkan untuk menggali. Dan saat sendiri adalah saat terbaik menghadirkan.semua kenangan orang2 baik untuk menjadi pengingat betapa pentingnya sikap baik kita titip dalam kenangan orang lain.
Kita sering merasa takut sendirian, kita gelisah ketika sadar berasa sendirian, jauh dari mereka yang menyayangi kita. Merasa nelangsa bahkan ketika pun ada ditengah kerabat dan handai tolan. Apalagi ketika mendengar atau membaca kabar tentang berpulangnya seseorang yang kita kenal. Perasaan sendirian membuat kita gamang….
Sesungguhnya, KESENDIRIAN KITA BUTUHKAN UNTUK MENAKAR KEDEKATAN KITA DENGAN TUHAN, sekaligus menyadarkan kita makna kedekatan kita dengan mereka yang kita rasa amat sangat kita cintai. Karena kesendirian mampu menghadirkan jawaban yang paling jujur dan paling mendasar yang kita bentuk dari semua kenangan yang tersimpan…..
Mungkin kejujuran pikiran akan sangat mengejutkan, apalagi jika kita tau betapa sesungguhnya orang yang kita rasa dekat, ternyata tidak cukup dekat dalam kenyataannya karena berbagai alasan dan fakta. Tapi tak perlu cemas, karena dunia mengajarkan dengan keras bahwa sampai kapanpun kita akan tetap sendirian. Kita datang sendiri dan kitapun akan pulang sendirian😭
Itu sudah sunatullah. Yang kita sangka dekat mustahil bisa menemani selamanya, bahkan kita berharap bisa mendatangkan ketenangan ternyata sebaliknya, lebih sering menawarkan hal yang membuat gundah gulana.
Lantas……..
Tak ada pikiran dan langkah mundur yang paling menenangkan selain akhirnya kita paham, bahwa yang selalu bersetia dan akan menemani kesendirian kita selamanya adalah Allah, Tuhan yang memang tidak pernah meninggalkan kita sedetikpun.Yang sering kali justeru kita abaikan, yang tidak jarang, tidak kita gubris panggilanNya, yang lebih sering kita acuhkan peringatannya.
Padahal amat sangat mudah bagiNya untuk melakukan apapun, termasuk menahan bahkan menghentikkan nafas kita😭
So jangan lagi khawatir dan cemas bila sendirian, tak perlu lagi kita mengandalkan siapapun sekalipun mereka yang mengaku mencintai kita, karena jangankan dia mampu menolong kita, dirinya sendiripun tidak sanggup dia selamatkan dihadapan TuhanNya😭. Jadi titiplah kebaikan dalam kenangan setiap orang yang kita kenal, karena setiap kali mereka membicarakannya sama artinya kita ditemani dalam kesendirian. Karena hanya kebaikan yang akan kita bawa pulang kerumah abadi bukan segala hal yang berdarah-darah kita kumpulkan. Jangan mengandalkan siapapun untuk masa depanmu, apalagi akhiratmu karena pasti akan menuai kecewa, tapi berharaplah pertolongan Allah setelah berikhtiar maksimal, karena hanya DIA yang tidak pernah mengecewakan hambaNya dengan janjiNya.
Bertemanlah dengan Allah disaat sendiri dan dikeramaian, asyik masyuklah dengan Allah disaat sedih maupun senang. Karena DIA akan mendatangi kita dengan berlari saat kita menuju DIA dengan berjalan, berdiri dekat teramat dekat dihati kita kapanpun kita membutuhkanNya. Jadi tak perlu takut sendirian. TANGGANG KE GELANGGANG MESKI SEORANG.

Iklan

2 Replies to “Karena kita tidak pernah sendirian”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s