Rindu Itu Milikku

Blue eyes

Rindu adalah nyanyian sendu dari sunyinya hati yang menggigit….

Menggedor-gedor nurani saat bayang melintas dan berdiam di jiwa…

Ada saat rindu menggeliat tak tertahan,

buncah laksana lahar merapi… mengalir

dalam temaram pijar lampu-lampu dimalam hari…..

Setia mengunjungi detik-detik yang bertalu dalam hening malam..

Ada pula saatnya dia diam senyap dalam sunyi…..

Merintih riuh dalam jiwa yang menunduk pilu

Rindu itu Milikku, yang tersimpul dan terangkai untukmu

 

Ada saat rindu hanya menjadi gumam,

dalam senandung doa dihamparan sajadah…..

Saat namamu kunaikkan menuju langit

Pada pemilik diri ini kuminta dirimu.

Rindu itu Milikku, rindu yang kuterbangkan bersama doa subuh

 

Ketika rindu yang merajam ku keluhkan padaNya…….

ketika namamu kupintal dalam lafaz permintaanku

kepada Sang pemilik diri kita,

Saat bayangmu berkelebat dalam ingatan

Mungkin rindu semestinya berbilang

Agar asa tetap menggantung di langit-langit cintaku

 

Puisi spontanku membalas status @Adinda Riza Humaira, saya sunting yah dek biar jadi puisi utuh šŸ˜ŽšŸ˜ŽšŸ˜Ž
Semoga berkenan…….

ANSOV: 1212016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s