Menjemput 2015 dengan cerdas

Saat ini kita ada di penghujung tahun 2014, tinggal sesaat lagi maka tuntas sudah almanak setahun dan kita kembali memasang Almanak baru dengan tahun yang bertambah satu. Sebagian orang menandai pergantian tahun dengan menyalahkan petasan, membakar kembang api, menyanyi, menari atau banyak hal lain yang dianggap wujud rasa syukur karena bisa melewati tahun 2014 dengan sukses. Sebagian lagi memilih membiarkan saja tahun ini berlalu karena ada begitu banyak harapan yang kemudian tidak terwujud. Apapun yang kita pilih sebagai wujud perasaan kita waktu tetap akan bergulir meninggalkan semua kesan yang baik maupun yang buruk tanpa bisa kita hentikan.
Semua hal yang kita lakukan di tahun-tahun yang lewat adalah jejak yang tidak bisa begitu saja kita hapus, karena apa yang kita perbuat telah tinggal di benak semua orang dan menjadi penanda siapa dan bagaimana kita di mata mereka.
Pergantian tahun memang patut kita syukuri, bukan saja karena kita masih diberi kesempatan untuk menghirup udara di tahun baru tapi juga karena kita masih di beri kesempatan waktu untuk menambah perbekalan kita jika kelak kita PULANG kerumah yang Abadi. Wujud kesyukuran dan kegembiraan karena masih di beri semua kesempatan tersebut tentunya sangat bijak jika kita lakukan dengan hal yang bermamfaat bagi orang lain dan diri kita sendiri. Teringat sebuah hadits yang berbunyi seperti ini “Orang mukmin yang paling utama adalah orang yang paling baik akhlaknya. Orang mukmin yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling bagus persiapannya untuk menghadapi kematian. Mereka semua adalah orang-orang cerdas (yang sesungguhnya)” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, dan dinyatakan SHOHIH.
Kebaikan Akhlak tentunya ditandai dengan banyaknya orang di sekeliling kita yang menikmati mamfaat kehadiran kita di tengah-tengah mereka. Pasti tidak ada manusia yang sempurna, yang bisa menyenangkan semua orang tapi bahwasannya kita sudah berupaya maksimal melakukan sebanyak-banyaknya kebaikan itu juga pertanda KECERDASAN. Dan itu berarti bahwa kita memahami benar apa tujuan kehadiran kita di bumi ini. Bergembira tidaklah di larang dalam agama kita, yang dilarang itu melakukan hal-hal yang berlebihan dan medatangkan kesia-siaann.
Pergantian tahun hendaknya kita lakukan untuk mereview kembali perjalanan hidup kita, memohon ampun untuk semua kesalahan yang sudah kita lakukan baik sengaja maupun tidak kita sengaja, menyampaikan permohonan maaf kepada orang -orang di sekeliling kita, karena bukan tidak mungkin secara sengaja atau tidak sengaja kita sudah sempat melukai perasaan mereka dengan kata dan sikap kita. Meningkatkan perhatian dan kasih sayang kita kepada keluarga, karena bisa jadi selama ini mereka merasa kita abaikan karena kesibukan.Lebih banyak menengok ke bawah karena sangat boleh jadi disana banyak hal yang bisa kitra lakukan bagi mereka yang membutuhkan bantuan dan pertolongan kita …. karena kita masih tetap membingkai aktivitas kita dengan kegiatan PERSIAPAN PULANG.
Kecerdasan mungkin bagi sebagian orang ditandai dengan banyaknya gelar yang tertulis di belakang namanya. Tapi hadits yang saya tuliskan diatas benar-benar bertolak belakang dengan apa yang kita yakini selama ini. Gelar hanya bagian kecil dari indikator cerdas, karena kemudian hal tersebut menjadi tidak berarti jika satu saat dia PULANG tanpa sedikitpun persiapan. Seperti orang yang ingin pergi berlibur panjang tapi hanya sekedar memakai sepasang baju indah dan mahal,tanpa memikirkan bahwa dia akan menginap berhari-hari dan sepasang baju mahal dan indah tadi tidak akan menolong penampilannya jika tidak diganti dengan bekal beberapa pasang baju lagi sebagai salinan.
karena waktu terus berjalan…. aku juga akan segera menyiapkan pengganti almanakku, dan tentunya terus belajar agar bisa sampai pada makam CERDAS….. tentunya aku selalu berharap sahabatku juga akan melakukan hal yang sama. Dari ruang hatiku yang terdalam, aku menyampaikan permohonan maaf jika selama hari2 yang lewat tulisanku pernah menimbulkan ketidak nyamanan atau membuat sahabat tersinggung…..
Salam Sayang saya buat anda dan keluarga…… semoga di tahun 2015 kita bisa lebih meningkatkan ibadah kita lebih dari tahun-tahun sebelumnya. ( Catatan menunggu makan siang ibu Nur …..)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s