Hari ini setelah dua puluh tahun

Puisi Cinta
Hari ini setelah dua puluh tahun kita bersama
Saat musim hujan kembali tiba, dan daun-daun pongah berdiri
Udara dingin menggigit di kala pagi dan mendung yang bergelayut di angkasa
Seperti Dua puluh tahun lalu, saat ikrar menyatukan hati kita
Dan langit cerah karenanya, Allah bersaksi atas janji yang kau ucapkan
Dua belas, dua belas tahun dua ribu dua belas
Dua puluh tahun sudah kita bersama,
Belajar memaknai hidup, menambal kekurangan agar terlihat sempurnah
Saling menopang saat duka, dan berbagi bahagia di kala senang

Hari ini setelah dua puluh tahun kita bersama
Kutemukan bahwa hati kita satu,
Aku tak kuat tanpamu, dan kaupun lemah tanpaku
Saat jemari kita bertaut, hati kita terasa hangat
Tak perlu kata untuk ucapkan niat, karena jemari kita
Telah ungkap semua.
Tatkala mata kita bersitatap, kitapun paham
Karena cinta tumpah ruah dari sana, menyebar memenuhi rumah mungil kita
Seperti bunga melati di halaman, yang terangguk angguk syarat penuh bunga

Hari ini setelah dua puluh tahun kita bersama
Genggaman kita semakin kuat, tatapan kita semakin lekat
Hati kitapun kian lengket.
Mendung telah menjadi hujan, dan hati kita basah oleh rasa syukur
syukur atas cinta yang dianugerahkan Allah pada kita
syukur untuk kehidupan mungil kita yang indah

Hari ini setelah dua puluh tahun
Malaikat-malaikat kecil kita, yang memenuhi hari dengan
Rengekan, tawa yang menghangatkan hati telah tumbuh sempurnah
Kiranya tulisan tangan kita di hati mereka, sentuhan cinta kita
Menjadikan mereka malaikat pelindung kita kelak di mahsyar
Pohon cinta yang kita tanam di hati mereka akan pula berbuah cinta
Akan kita semai pada saatnya.

Hari ini setelah dua puluh tahun ………
Kita akui bahwa bahwa fisik kita semakin lemah, mata kita mulai rabun
Biarkan kita berdiri lebih dekat, agar nyata cintamu bagi mataku yg lamur
Agar kurasa genggamanmu ditanganku sebagai penguat,
Dan di dadaku yang berdebar sepenuh rindu.

Hari ini setelah dua puluh tahun
Aku kehabisan kata, menulis tentang kisah kita
Biarlah kelak anak-anak melanjutkan cerita tentang betapa
Kita saling menyinta!!!

Di Dedikasikan special untuk: My Lovely Husband yang telah menemaniku dalam separuh hidupku dengan penuh cinta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s