KEDALAMAN RASAKU

Bila rasa mengurai bisu, mungkinkah sanggup lidah berucap?
Padahal hati serasa ingin berteriak gelisah
Saat cinta datang dalam diam, hanya sunyi sebagai penanda
Karena memang itu tak harus di lagukan

Biarkan irama hati, bersenandung sendiri
Menyanyikan kidung lara dari hati yang mendamba
Biarkan hati terbuai lara dalam gelisah dan resah menyiksa
Sesaat, mungkin akan menjadi saat yang paling membosankan dalam hidup
Tapi jika kita coba menghadirkan kembali rasa itu
Dalam bulir-bulirnya yang berisi, niscaya hati akan menghangat karenanya
Dan kenangan itu, gemerlap tersaput indahnya rasa yang selalu ada.

Rasaku adalah misteri hati, yang kuhadirkan dalam bayanganmu
Yang hampir hilang di makan zaman, tapi tetap nyata bagiku
Karena denyarnya selalu terdengar, getarnya tetap terasa
Meski sudah kukubur di kedalaman hati yang paling dalam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s